Tulisan ini gue jamin agak susah laku dibanding dengan topik radio, soalnya blog ini gue belokin jadi niche-market - all about radio stat...
Call Sign Radio FM Satu Bandung
12/15/2017 08:28:00 AM
Saelz
0 Comments
Sudah tahu apa belum call sign? Call sign adalah suatu identitas yang membedakan suatu radio dengan radio yang lain. Nama panggil ini juga berfungsi mengidentifikasi legalitas suatu stasiun radio. Selain itu, callsign juga bisa melacak terjadinya perpindahan kepemilikan, karena callsign di Indonesia tidak akan berubah sekalipun diakuisisi beberapa kali pun.12/15/2017 08:28:00 AM Saelz 0 Comments
Ya, mungkin radio kita akan ganti callsign kalau zaman-zaman DAB.... PM2D** gitu kali ya heheheh (semoga belum diambil institusi lain). RRI juga diberikan callsign hehehehe, juga kalau bisa ya callsign radio Ibukota boleh pilih. Karena pada sejarahnya pergantian callsign di Indonesia terjadi karena perpindahan dari AM ke FM.
Contohnya, kalau ada Hits FM Jakarta sama Hits FM Bandung, gimana cara bedainnya? Dengan callsign! 96.7 Hits FM Jakarta (almarhum, kabarnya mau reborn) PM2FBV dan Hits Radio Bandung PM3FHO.
Langsung aja ya.
Radio yang kosong di bagian kolom ketiga (korporasi/jaringan) artinya dia independen
Callsign untuk semua radio komersial adalah PM(2-9), untuk Jabar dan Banten PM3F (FM) dan PM3B (AM)
87.7 Hard Rock Bandung - PM3FXI - MRA
88.1 Studioeast - PM3FHW - Swaragama Group
88.5 Mora - PM3FMB
88.9 Auto Radio - PM3FMM
89.3 Elshinta - PM3FXH - Elshinta Group
89.7 Global - PM3FRN - MNC
90.1 Zora - PM3FSU - Yayasan Pendidikan Telkom
90.5 Cakra - PM3FXQ - Ardan Group
90.9 Lita FM - PM3FSO
91.3 MNC Trijaya FM - PM3FMK - MNC
91.7 INB - PM3FMH
92.1 Meisheng - PM3FXB
92.5 Maestro - PM3FSK - salah satu gereja di daerah sekitarnya
92.9 AR Cimahi - PM3F__
93.3 Sonora - PM3FXF - Kompas Gramedia
93.7 Paramuda - PM3FSC
94.0 Radio Sonata - PM3F__ - Pemkot Bandung
94.4 Delta FM - PM3FJJ - Masima
94.8 Fit Radio - PM3FXR - Elshinta Group
95.2 Bandung Radio - PM3FXE - Etnikom
95.6 Radio B - PM3FJI - Ardan Group
96.0 RRI Pro 2 - no callsign sesuai peraturan, karena bukan radio swasta
96.4 - PM3FXO - Persib (dulu radio Bobotoh, namun sejak 2016 menggunakan nama on air "96.4 FM"
96.8 Kencana - PM3FXG
97.2 New Shinta - PM3FBS
97.6 RRI Pro 1 - no callsign
98.0 Mayanada Soreang - PM3FML
98.4 Prambors - PM3FXJ - Masima
98.8 Raka - PM3FSB - Kompas Gramedia
99.2 Mom And Kids Radio - PM3FMJ
99.6 Thomson - PM3FBW
100.0 Play 99ers - PM3FXP - jaringan di Jakarta jadi Virgin Radio
100.4 KLCBS - PM3FHA
100.7 GRG - (?) - sekarang jadi RSPD
101.1 MGT Radio - PM3FHE - Teman Sejati (Radio Elgangga)
101.5 Dahlia FM - PM3FHV - Dahlia Group
101.9 Cosmo FM - PM3FSQ - lepas dari group Ardan sekitar 2012
102.3 Rase - PM3FHH - afiliasi pengelolaan dengan Masima
102.7 MQFM - PM3FRT - Aa Gym, MQ Group yang membawahi 92.3 Jogja
103.1 Oz Radio - PM3FHD - Oz Group (di kota-kota lain)
103.5 Chevy - PM3FHM
103.9 Hits Radio - PM3FHO - Dahlia Group
104.3 blank, ex UFM - PM3FHP - masih menunggu kabar terkait akuisisi, kemungkinan digunakan untuk "rumah baru" Auto Radio karena 88.8 akan digunakan RRI Pro 3
104.7 Rama FM - PM3FBQ - Rama Group
105.1 I Radio - PM3FXU - MRA
105.5 Garuda - PM3FHR
105.9 Ardan - PM3FHI
106.3 Urban Radio - PM3FHX - Urban Radio Network (di Bali, jaringan di Jakarta (RKM) jadi 99.5 Smooth FM)
106.7 Mara FM - PM3FHQ
107.1 KLite - PM3FHO - Yayasan Telkom
107.5 PRFM - PM3FHZ - Koran Pikiran Rakyat
Peluang Akuisisi (bonus)
106.7 99.6 100.7 103.5 104.3 89.7 88.5 91.7 92.9
Calon Grup yang Akan Masuk di 2018
Mahaka Group ("Gen FM Bandung", "Hot FM Bandung") (sudah dikonfirmasi ke media massa)
MPG Group (berpeluang)
CPP Radionet (comeback Pas FM?)
Sudah tahu apa belum call sign? Call sign adalah suatu identitas yang membedakan suatu radio dengan radio yang lain. Nama panggil ini juga b...
#RadioGueMati - Terserah Dengar Radio Apa, Jaga Frekuensi Radio Kewajiban Semua WNI
12/11/2017 08:04:00 AM
Saelz
0 Comments
12/11/2017 08:04:00 AM Saelz 0 Comments
Business image created by Whatwolf - Freepik.com Seekstrim itu kah? Sebagai pemantau radio yang sempat mati lalu hidup lagi, radio yan...
Inilah Kenapa Lite FM Harus Berubah Jadi Most Radio
10/15/2017 09:37:00 AM
Saelz
25 Comments
10/15/2017 09:37:00 AM Saelz 25 Comments
Belakangan, lagu-lagu keras dan ngerock tambah gencar di radio dengan nama baru ini. Semua gara-gara demo massal ke akun Kis FM, terkait...
The Only Radio Blog in Jakarta
10/07/2017 07:48:00 AM
Saelz
10 Comments
10/07/2017 07:48:00 AM Saelz 10 Comments
Penelitian Nielsen tahun 2016 bilang bahwa radio menempati penetrasi (penjangkauan penduduk di 11 kota utama tempat Nielsen melakukan sur...
Terakhir Itu Berat
7/30/2017 06:56:00 AM
Saelz
0 Comments
7/30/2017 06:56:00 AM Saelz 0 Comments
Lalu, Jumat seminggu setelah kematian Chester Bennington, gue dapat kabar dari Line bahwa senior gue meninggal. Gue awalnya nggak percaya, gue pikir jarkom orang tua meninggal. [jadi teringat salah seorang dosen gue yang ayah dan ibunya meninggal di saat berdekatan :'( ] Setelah ditelaah chat "Innaillahi" yang ada di grup, ternyata... senior gue yang meninggal karena kecelakaan di Klaten. Nggak percaya gue.
Apalagi kakak yang sudah lulus itu adalah salah satu panutan gue juga, bagaimana seorang bisa memimpin di lembaga mahasiswa. Sebelum gue merilis tulisan ini, sempat gue cari beritanya dan ternyata confirmed kak Shofiyyah Taqqiyah (Shofi) meninggal. Beritanya di sini (Tribun) dan di sini (Solopos).Ternyata beritanya dirilis saat gue masih di jalan pulang dari Bandung, dan sialnya HP lowbatt sehingga tidak internetan untuk sementara waktu. Kecelakaan ini memakan korban jiwa dan terjadi di jalur utama Jogja-Solo sehingga membuat media merasa perlu memberitakan juga.
Terakhir gue mendapatkan pelajaran sedalam ini saat kelas 11. Waktu itu, sempat lho setiap bulan ada orang tua siswa, guru, bahkan ada 2 siswa dan 1 guru yang meninggal. Di sekolah gue. Kalau Ibu Guru itu meninggal karena serangan jantung (ini praktis membuat kepanikan satu sekolah, sampai sekolah dipulangkan cepat karena guru-guru melayat), kalau yang masih siswa karena kecelakaan motor yang mengenai kepala.
![]() |
| Source: twitter @saelsaelz ex @m_sael |
Gue masih ingat ketika anak Pahoa yang meninggal itu menjadi buah bibir tujuh hari tujuh malam satu sekolahan. Dari waktu ramai-ramai "pray for" di BBM dan Twitter - dulu Line belum memasyarakat, kondisi fisik akibat kecelakaan yang sangat menyedihkan, sampai akhirnya meninggal. Ada satu lagi yang karena kecelakaan motor di daerah sekitaran Tangcity, padahal sudah mau lulus dan meninggal saat mengurus sesuatu buat wisuda!
Semua kisah itu bermuara di tempat sama. Ketika segala sesuatu yang lo suka, lo sayangi, lo kenal berakhir mendadak, itu sangat berat meski harus dijalani.
None of you want to lose someone that you love forever right?
Kehilangan benda mati seperti HP dan bahkan hal yang dengan lumayan mudah bisa dibeli kayak kartu Commuter Line dengan saldo di bawah 13 ribu aja bisa bikin nangis-nangis. Bukan karena nilai barangnya secara nominal, tapi how precious it is to you.
Apalagi orang? Entah dia pergi resign dari kerjaan atau tidak lagi berkuliah bareng, apalagi meninggal dunia?
Jadi, pesan moral dari cerita ini adalah:
- Selalu jadikan momen bersama teman dan saudara dan rekan dan apa yang lo suka sebagai momen terakhir. Banyak kejadian, ketika sedang menganggap seorang teman akan bersama kita selamanya, eh datang kabar duka bahwa teman yang kita maksud meninggal. Ingat cerita obat bunuh diri yang sangat legendaris itu?
- Banyak-banyak berdoa, berkabunglah kalau lagi benar-benar sedih karena ditinggal orang tersayang, tapi ya jangan berlebihan karena dilarang agama. Sebaiknya ya, berdoa supaya Tuhan angkat kesedihan dan bikin lo bisa move on dari rasa sedih itu.
- Selalu ingat, tak ada yang abadi. Tak ada yang tahu apa yang terjadi besok.
Juli ini kayaknya banyak banget kabar duka ya? Siang-siang bolong Jumat, di tol, gue buka twit dan baca Chester meninggal. Ku tak ta...
Sael on Playlist Gue Kisfm Jakarta
7/18/2017 09:10:00 PM
Saelz
0 Comments
7/18/2017 09:10:00 PM Saelz 0 Comments
Yeay! Yang kepo banget dengan postingan gue di Instagram soal siaran gue, sekarang lagi berlangsung nih! Ada beberapa hal yang akan diobrolin hahaha, iseng-iseng berhadiah ini...
Gimana cara streaming Kisfm?
- PC Only: www.kisfmjakarta.com
- Mobile: download aplikasi Tunein dan search "Kis FM Jakarta"
- www.radioonline.co.id/kis-jakarta/ bisa dari browser HP kok
Yeay! Yang kepo banget dengan postingan gue di Instagram soal siaran gue, sekarang lagi berlangsung nih! Ada beberapa hal yang akan diobr...
Cara Ke Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Terutama dengan KRL Commuter Line
6/19/2017 09:46:00 AM
Saelz
0 Comments
6/19/2017 09:46:00 AM Saelz 0 Comments
Oke, sedikit menjauh dari yang panas-panas, sekarang ada kepikiran untuk bikin tutorial jalan-jalan sih, karena kenapa pengetahuan yang kit...
RAW: No Technology Advancing, No Food For Indonesia
4/28/2017 01:22:00 PM
Saelz
0 Comments
4/28/2017 01:22:00 PM Saelz 0 Comments
[TULISAN DIPINDAHKAN KE SAELZ.COM]
Majalah Bobo, Penuh Kenangan
4/14/2017 12:48:00 AM
Saelz
0 Comments
4/14/2017 12:48:00 AM Saelz 0 Comments
Mau gue bawa buat dibaca di KRL, takut hilang dan takut lecek. Belum lagi kalo gue dimarahin sama sesama roker Tangerang-Duri, katanya sih bikin orang gak bisa masuk. Iya sih, gue bahkan kadang buka HP aja harus diangkat buat ngasih space orang masuk.
Dari dulu gue paling nunggu kalo ada majalah ini. Karena dulu SD gue deket rumah, gue nunggu tukang koran lewat rumah sekitar jam 6 buat lempar majalah Bobo. Terus dibaca-baca dan dibawa-bawa pergi. Emang dasar pemikiran anak SD. Hahahaha, ohiya gue juga merintis blog dari SMP, gak jauh dari lulus SD, tapi bukan langsung pake Blogger, pakai Wordpress. Sekarang ketika gue menulis di Seword, gue balik ke Wordpress.
Isinya jangan ditanya. Gue selalu merasa kurang, apalagi ketika gue beranjak SMP-SMA dan gue masih sering baca majalah ini. Ya, asal gue masih tiap hari di rumah. Dulu Bobo itu 60 halaman sekali terbit, kadang juga 68 halaman kalau editornya lagi rajin kali bikinnya. Isinya cerpen, dongeng, dan segalanya. Gue dulu baca Bobo dari era separo berwarna separo hitam putih asal tahu aja. Bobo itu baru 10 tahun menerapkan full color ke majalahnya, dari Februari 2007.
Pengetahuan, wah ini sih jelas mencerdaskan banget dan bikin gak bego amat, meski gue banyak yang udah lupa semakin ke sini. Nggak ngomongin yang panas-panas kayak koran kompos yang diboikot setengah ribu umat itu.... Pokoknya adem, mencerdaskan, dan pengetahuannya masuk kepala gitu lho.
Potret Negeriku, wah ini sih memang gila. Fulus Kompas Gramedia memang gede. Hahahaha. Mereka bisa sampai meliput langsung ke pedalaman Indonesia, ke tempat jauh, dan ini dibuktikan dengan credit foto: Foto: Ricky Martin. Beda dengan media online yang cuma comot foto kasarnya, ini Potret Negeriku niat banget cuyyy!!! Gue aja masih mikir dua kali buat keliling Indonesia, kota besar aja masih belum tergapai kasarnya hahahaha (doain ya, gue emang punya mimpi keliling Indonesia).
Bahkan dulu pernah ada majalahnya, semacam catatan perjalanan dari 1 kota begitu. Sayang, nggak bertahan lama, 2011 gak pernah kedengeran lagi. Patut diburu koleksinya, sebelum dipost pihak Bobo nanti di bobo.id
Cergam. Wah, this is a real legend. Bona, Rong-rong, Nirmala, Oki, Bobo, adalah tokoh dengan tingkat konsistensi super tinggi. Beberapa juga konsisten tapi pindah lapak aja, kayak Sirik Juwita pindah lapak ke Mombi. Kalau kalian sebut nama tokoh itu, atau sebut Bobo sahaja, pasti langsung rame deh nostalgia cergam ini. Haaaa, dulu gue kangen pernah baca majalah ini. Lah, fanpage Seword aja bisa beralih 180 derajat dari pulitik melulu jadi ngomongin si Bobo.
Apa lagi ya? Cerpen? Belakangan gue jarang baca, because I switched to my age. Tapi cerpen Bobo yang anak-anak emang gak ada matinya. Gue aja mau ngirim lupa mulu. Hahahaha lumayan cari tambahan honor hehehe.
Peran Majalah Bobo nggak usah diremehkan. Kalau ada sumbangan buku anak-anak, Bobo mendominasi. Karena gue dan orang lain mikirnya Bobo ini bahasannya ringan gak seberat buku pelajaran lah kasarnya. Bisa buat hiburan, tapi buat belajar pasti bisa dong. Memang banyak majalah lain jaman gue kecil, tapi itu entah ke mana semua. Bobo aja perlu gue knock door, eh ketuk pintu hati orang dulu melalui tulisan ini supaya sadar dan kalau bisa belikan Bobo buat anaknya.
Sampai majalah ini tutup, gue orang yang pasti nangis dan berbelasungkawa. Kalau perlu mendesak ke kantor Bobo supaya tidak ditutup majalahnya. Bisa didemo beneran tujuh juta umat ini, MASAK ANAK-ANAK KAMI TIDAK ADA BACAAN?????? Ya kali disuruh baca Kompas bocah umur 5 tahun, kecuali Kompas Anak.
Through I don't read Bobo as intense as my childhood. Tapi gw masih ada adek yang kecil, jauh bener gila (dan temen-temen kampus gue kaget pas tahu itu adek kandung). Masih langganan Bobo, eksplorasi dunianya dan menyiapkan diri ke arah dewasa (yaelaaah). Gue juga pasti masih baca Bobo dan baca perkembangannya, jangan sampai nanti sekarat kayak majalah lain. KASIHAN BOCAH GAK ADA BACAAN.
Dengan kondisi sekarang ada Bobo aja bocah-bocah masih bisa dipengaruhin dan di-stibet-kan, eh disesuatukan sehingga jadilah bocah bawa-bawa bendera organisasi radikal kayak H**, F**, F**. Bocah bukannya nyanyi lagu anak malah lagu dewasa. Sedih.
Apalagi gak ada? Masak mengandalkan gadget doang buat hiburan anak? Masak baca bacaan anak aja harus buka website, print dulu? Nggak efisien bro. Selain itu, malah tambah males baca. Anak-anak nggak ada bacaan murah, tahu sendiri print full color bikin duit cekak - Bobo juga pasti dibantu banget sama iklan itu.
Jangan sampai Bobo gulung tikar dan tak ada penggantinya versi cetak. Bahaya banget buat nasib anak-anak di negeri ini.
Bobo, teman bermain dan belajar. Be-o-be-o, BOBO!
Bagian satu (seword): https://seword.com/umum/anak-indonesia-tanpa-majalah-bobo/
Bagian tiga: https://www.kaskus.co.id/post/58f0ea4f12e257d3758b456f/1
Bagian empat: http://www.kompasiana.com/misael/44-tahun-majalah-bobo-krisis-bacaan-anak_58f0f35eb09273a93facf441
Tulisan ini adalah bagian dari #1Tema4Tempat, tulisan gue tentang Majalah Bobo yang disesuaikan ke berbagai pangsa pasar dan berbagai mac...
Pengalaman 5 Tahun Kantin Cashless
2/04/2017 10:46:00 PM
Saelz
1 Comments
2/04/2017 10:46:00 PM Saelz 1 Comments
[TULISAN DIPINDAHKAN KE SAELZ.COM]
Hewan-Hewan Politik: Asal-Usul Ejekan Kuda, Sapi, dll
1/15/2017 07:46:00 AM
Saelz
0 Comments
1/15/2017 07:46:00 AM Saelz 0 Comments
"Kambing dibedakin pun bisa jadi gubernur" http://megapolitan.kompas.com/read/2016/08/03/19295941/ahok.kambing.dibedakin.pun.bisa.jadi.gubernur
Sering dengar istilah (maaf) sapi, onta, kuda, atau apalah itu di kolom berita politik. Nggak blak-blakan pasti lah, biasanya kalau lagi...
Gue Mahasiswa, tapi Menolak "121"
1/12/2017 08:55:00 AM
Saelz
4 Comments
1/12/2017 08:55:00 AM Saelz 4 Comments
Ketika mendengar 121 ini, gue benar-benar terpancing menulis yang cukup keras, sebagai gejolak gue yang juga mahasiswa. Okelah, tuntut...
Seruan Aksi 121, Penghinaan Terhadap PT Kereta Api Indonesia!
1/11/2017 05:59:00 AM
Saelz
0 Comments
1/11/2017 05:59:00 AM Saelz 0 Comments
Kasihan kalau branding PT KA bisa hancur dalam sekejap. Meskipun kereta api adalah kebutuhan pokok, yang di kota munafik kalau tidak butuh atau setidaknya berharap ada kereta api, ya... tapi... ada yang bodo amat lah ya. Oh iya aja ya kan.
Ternyata artikel begini sudah siap tayang ya? Tinggal tambahin dikit.
Ya, pokoknya gue berpesan kepada yang mau melakukan aksi 121, ingatlah ada brand besar yang tergantung pada angka itu. Gue takut banget aksi ini jadi macem-macem, terlepas dari kebanyakan mahasiswa sekarang itu memang kurang kritis terhadap isu terkini dan memang malas turun ke jalan. Ingat jangan macam-macam pada saat aksi ini. Kalau perlu, jangan pakai provokator lah, suruh Jokowi maju mundur cantik bagaikan Syahrini, ngapain? Jadikan 121 ajang bicara saja, jangan ajang minta kekacauan gitu. Kalau kacau siapa yang senang? Pemodal. Kita gigit jari.
Tulisan gue ini sengaja gak dimuat di Seword gara-gara emang mau pakai gaya bahasa sendiri. Raw, no censor, no "manipulation"...
Jangan Berhenti Berjuang
1/10/2017 08:25:00 AM
Saelz
1 Comments
1/10/2017 08:25:00 AM Saelz 1 Comments
Ini adalah artikel pertama di blog setelah sudah lama tidak diurus akibat sedang berlibur. Gue meliburkan blog ini 10 hari berarti... M...
Find
Newest Post
Jingle Radio Kayu Manis - RKM
Jingle Radio Kayu Manis - Lembut Suaranya, Manis Bisikannya (sekarang jadi Smooth 99.5 FM)
Popular Posts
Viewers
Labels
- opini (25)
- politik (17)
- radio (10)
- social media (5)
- twitter (4)
- ahok (3)
- om telolet om (2)
- review (2)
- sari roti (2)
- ui (2)
- anggota dpr tidur (1)














0 comments: